first_imgAt the Netherlands Water Pavilion of the recent Waterways Expo 2016, several Polish-Dutch talks were held on the many infrastructural projects including the revitalization of inland waterways in Poland.Polish minister of maritime economy and internal waterways, Marek Gróbarczyk, opened the third edition of the event on water management and inland waterway shipping.In his speech, he stressed that the restoration of navigation on the Polish rivers and revitalization of the waterways is one of the top priorities of his ministry and the Polish government.The plan of the new Polish government includes numerous coastal projects along its 770 km long coastline. Furthermore, the capacity of three major ports will be increased.The biggest part of the plan, however, concerns the revitalization of inland shipping with the €16.7 billion set aside for the program.This budget does not include additional funding by private or local investors who are increasingly aware of the benefits of having waterfronts, marinas and waterways.Investing in inland water infrastructure, planned by the Polish government, is an issue that will affect Poland in the coming years, including regional development, living standards, flood and drought security, and energy security.Waterways Expo 2016 was held from 16 – 18 June in Warsaw, Poland.last_img read more

first_imgSelain mempersiapkan diri menghadapi pembukaan kembali perjalanan udara dalam dan luar negeri seperti sediakala, Bandara Changi Singapura beberapa waktu lalu juga dikabarkan telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan enam kota dan provinsi di Cina. Utamanya, kerjasama tersebut terkait dengan perjalanan bisnis.Tak hanya Cina, Bandara Changi Singapura juga bergerak cepat dengan menggandeng beberapa negara, seperti Malaysia, Selandia Baru, dan Korea Selatan. Posisi tawar, nama besar, dan status Singapura sebagai hub penerbangan internasional di Asia Tenggara menjadikan mudah bagi bandara tersebut untuk menjajaki kerjasama perjalanan bisnis oleh berbagai negara.Senada dengan Bandara Changi, flag carrier negara itu, Singapore Airlines (SIA) juga telah mempersiapkan diri selama fase pembukaan penerbangan secara bertahap. SIA belum lama merilis fitur companion app pertama di dunia.Dengan companion app pertama di dunia itu, nantinya pelanggan tak perlu lagi mengakses atau mengendalikan KrisWorld, sistem hiburan dalam penerbangan (IFE) SIA, dengan berbagai sentuhan dilayar IFE secara langsung, melainkan dapat dengan mudah mengaturnya melalui perangkat seluler pribadi. Jadi, mengurangi sentuhan di berbagai benda di pesawat selama penerbangan.Sejak Singapura mulai kembali membuka diri pada 2 Juni lalu, perlahan sederet aturan new normal memang telah menerapkan sederet peraturan ketat. Dari banyak negara yang telah mengeluarkan berbagai kebijakan new normal, sejauh ini, Singapura menjadi negara pertama yang membedakan pemakaian face shield dan masker.Di Singapura, face shield umumnya hanya digunakan oleh anak-anak berusia balita atau maksimal 12 tahun, pengidap gangguan pernapasan, penyakit kulit di sekitar wajar atau alergi, guru di sekolah, hingga penyandang disabilitas yang mengandalkan mimik wajah untuk berkomunikasi. Selebihnya, mereka tetap harus menggunakan masker tanpa terkecuali.Baca juga: Berkah Covid-19, Singapore Airlines Tawarkan Companion App Pertama di Dunia, Ini KegunaannyaGuna menertibkan aturan tersebut, otoritas Singapura juga telah mengerahkan robot anjing. Robot-robot umumnya disiagakan di pusat-pusat keramaian, salah satunya seperti taman.Robot anjing Singapura ini dibekali dengan teknologi AI dan kamera canggih untuk mendeteksi kerumunan masyarakat dan mengingatkannya bila mereka tidak menerapkan physical distancing; termasuk di dalamnya mendeteksi atau mengingatkan bila warga kedapatan tidak menggunakan masker atau face shield.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… RelatedBantu Petugas dan Penumpang, Bandara Changi Operasikan 47 Unit Robot07/09/2020In “Bandara”Berkat Check-in Tanpa Sentuhan, Changi Dinobatkan Jadi Bandara Teraman di Dunia17/09/2020In “Bandara”80 Persen Toko F&B dan Outlet Ritel Kembali Dibuka di Bandara Changi08/07/2020In “Bandara” Bandara Changi, Singapura belum lama ini tengah sibuk mengujicoba langkah-langkah terbaru menghadapi pembukaan kembali penerbangan secara bertahap. Saat ini, Singapura memang masih menerapkan pembatasan perjalanan, utamanya internasional, untuk mencegah kasus impor corona.Baca juga: Bandara Changi Hadirkan Transit Holding Areas untuk Penumpang Singapore AirlinesDilansir Bloomberg, langkah-langkah yang dimaksud terkait banyak hal, mulai dari check-in kiosks berlapis cairan disinfektan anti-mikroba, sekat akrilik di check-in counter, robot pembersih yang menyemprotkan disinfektan secara otomatis, hingga toilet tanpa sentuhan. Disebutkan, semua itu hanyalah beberapa langkah terbaru otoritas bandara dalam menghadapi new normal selama pandemic Covid-19.last_img read more